25 April, 2013

Daftar Tokoh Fisikawan Dan Kontribusinya Terhadap Peradaban Dunia



Daftar Tokoh Fisikawan Dan Kontribusinya Terhadap Peradaban Dunia, Tokoh-tokoh fisika dunia sudah memberikan banyak kontribusi bagi perkembangan peradaban umat manusia. Penemuan dari tokoh-tokoh fisika ini, bukan saja telah berhasil memberikan berbagai kemudahan hidup manusia, tetapi juga bisa memberikan gambaran yang ilmiah tentang dunia itu sendiri. Memang, terdapat beberapa penemuan atau pendapat tokoh-tokoh fisika yang kontroversial dan mendapat banyak cemoohan atau tentangan pada masanya.

Memang penemuan beberapa tokoh-tokoh fisika adakalanya harus bertentangan dengan pandangan dari pemuka-pemuka agama. Terdapat perbedaan menyolok dalam cara atau metode verifikasi dalam memberikan pembenaran terhadap sesuatu yang dipahami sebagai kebenaran. Pada agama, kebenaran adalah suatu otoritas yang tidak dapat diganggu gugat, sementara pada ilmu, kebenaran adalah hal yang harus dapat dibuktikan secara ilmiah.

Untuk Mengetahui "Daftar Tokoh Fisikawan dan Kontribusinya"
 Lebih Lengkapnya Bisa Dilihat di SINI 


Berikut adalah riwayat singkat tokoh-tokoh fisika. Penemuan dari tokoh-tokoh fisika berikut ini sanggup merubah wajah peradaban umat manusia hingga bisa seperti sekarang ini. Dan tentunya penemuan tersebut sangat bermanfaat bagi dunia.


Nicolaus Copernicus (1473 – 1543)


Satu diantara tokoh-tokoh fisika ini adalah Copernicus. Beliau dilahirkan di Torun, Polandia dengan nama Mikołaj Kopernik, pada 19 Februari 1473. Copernicus menekuni banyak hal mulai dari ekonomi, matematika hingga astronom. Dia juga mengembangkan teori heliosentrisme yang menyatakan bahwa matahari adalahi pusat dari tatasurya. Teori ini menjungkirkan logika teori geosentris tradisional, yang menyebut bumi sebagai pusat tatasurya.

Teori ini mendapat tentangan dari banyak pemuka gereja, diantaranya Christoph Clavius, seorang imam Yesuit pada abad ke-16 dan Martin Luther, seorang teolog Jerman. Clavius mencemaskan teori heliosentris akan memporak porandakan bangunan pengetahuan astronomi yang selama ini diperkenalkan oleh gereja. Dalam kotbah-kotbahnya, Clavius selalu menyebut teori Copernicus sebagai pengetahuan yang salah dan tidak masuk akal. Sementara Luther menyebut Coperbicus sebagai si dungu pembuat kacau ilmu astronomi.  

Menanggapi cemoohan itu, Copernicus menulis surat kepada Paus Paulus II. Dalam suratnya tersebut, dia menjelaskan bahwa pada saat ini ada beberapa 'pembual' yang sedang mengkritik karyanya. Sayangnya, para pembual ini sama sekali tidak memahami ilmu matematika. Bahkan para pembual itu telah memanipulasi arti beberapa ayat Kitab Suci agar sesuai dengan tujuan mereka.

Selanjutnya teori heliosentris Copernicus ini diterbitkan sebagai buku pada tahun 1543 dengan judul On the Revolutions of the Heavenly Spheres. Teorinya ini merupakan penemuan paling penting dalam sejarah, yang menjadi pangkal tolak fundamental bagi perkembangan astronomi dan sains modern. Heliosentris telah menimbulkan revolusi ilmiah yang banyak memengaruhi aspek kehidupan manusia.

Untuk menghormati jasa-jasanya dalam ilmu pengetahuan, pada tahun 1945 didirikan Universitas Nicolaus Copernicus di kota Torun. Sepanjang hayatnya Copernicus telah menjalani beragam profesi. Profesi yang digelutinya antara lain sebagai kanon gereja, hakim, tabib, astrolog, gubernur dan administrator. Mencengangkan bukan?


Sir Isaac Newton (1643 – 1727)


Yang termasuk kedalam tokoh-tokoh fisika selanjutnya adalah Newton. Beliau dilahirkan dengan nama Isaac Newton di Lincolnshire, pada 4 Januari 1643. Dia adalah seorang ahli astronomi, matematika, fisika, kimia, filsuf alam dan teolog. Pria asal Inggris ini adalah pengikut teori heliosentris. Penemuan-penemuannya telah menjadikan dia sebagai seorang ilmuwan termashyur yang sangat mempengaruhi perjalanan sejarah kehidupan manusia. Newton juga disebut sebagai Bapak Ilmu Fisika Klasik.

Bukunya yang berjudul Philosophiæ Naturalis Principia Mathematica, dianggap sebagai buku yang paling berpengaruh dalam perjalanan panjang sejarah sains. Buku yang diterbitkan pada tahun 1687 ini telah meletakkan dasar-dasar mekanika klasik. Hukum gravitasi dan tiga hukum gerak yang jadi mainstreampandangan sains tentang alam semesta, juga dijabarkan secara apik dalam buku ini.

Newton berkesimpulan bahwa gerak benda di Bumi dan di luar angkasa, sebenarnya diatur oleh hukum alam yang sama. Untuk memperkuat asumsinya ini, Newton menunjukkan bahwa hukum gravitasinya ini konsistensi dengan hukum gerak planet Kepler.  Buku ini akhirnya semakin memperkuat teori heliosentris Copernicus, sekaligus memupus banyak keraguan para ilmuwan terhadap heliosentrisme. Berkat buku ini, revolusi ilmu pengetahuan jadi bertambah maju.

Selain itu, dalam bidang optika Newton adalah orang pertama yang berhasil membuat teleskop refleksi. Dengan teleskop ini dia berhasil mengembangkan teori warna. Pengamatan yang dilakukannya secara intensif berhasil menunjukkan bahwa kaca prisma selalu membagi cahaya putih menjadi warna-warna lain. Sedangkan dibidang matematika, Newton berhasil mengembangkan teori kalkulus integral dan kalkulus diferensial.

Pada tahun 2005 Royal Society melakukan survey. Dalam survey tersebut para ilmuwan menganggap Newton lebih berpengaruh dibanding Einstein. Newton diakui sebagai pemberi kontribusi besar dalam perkembangan sains. 


Thomas Alva Edison (1847 – 1934)


Selanjutknya yang merupakan salah satu tokoh tokoh fisika dunia adalah Thomas Alva Edison. Tokoh fisika ini dilahirkan di Ohio, Amerika Serikat pada 11 Februari 1847. Semasa bocah, Edison dikenal sebagai si dungu. Kedunguannya inilah yang menyebabkan dia harus keluar dari sekolah, karena guru-gurunya tidak sanggup mengajar dia. Selanjutnya Edison belajar dibawah bimbingan ibunya di rumah.  
Dengan belajar di rumah, kesempatan Edison untuk mengetahui hal-hal yang diinginkannya jadi semakin luas. Edison jadi lebih leluasa untuk dapat membaca buku-buku ilmiah dewasa. Dia juga mulai melakukan berbagai percobaan ilmiah sendiri.
Ketika berumur dua belas tahun, Edison bekerja sebagai penjual buah-buahan, permen dan koran di kereta api. Selanjutnya dia diangkat sebagai operator mesin telegraf. Ketika pindah ke New York, Edison mendapat pekerjaan sebagai kepala mesin telegraf yang penting. Dalam kapasitasnya yang seperti ini, Edison memiliki tanggung jawab untuk mengirimkan berbagai berita bisnis ke semua perusahaan papan atas di New York, melalui mesin telegraf.
Edison tidak lagi boleh dipanggil sebagai orang dungu, sebab pada 1870 dia berhasil menemukan mesin telegraf yang jauh lebih canggih daripada mesin telegraf yang ada waktu itu. Mesin buatan Edison ini sanggup mencetak pesan di atas pita kertas yang panjang. Penemuannya ini membuatnya kaya. Dengan uang yang terus mengalir deras, akhirnya Edison mampu untuk mendirikan perusahaan sendiri.
Pada 1874 Edison memutuskan untuk pindah ke Menlo Park di New Jersey. Di tempat ini Edison mendirikan sebuah bengkel ilmiah yang cukup besar, bengkel ilmiah pertama di dunia. Melalui bengkel ilmiahnya itu, Edison mulai berhasil membuat banyak penemuan penting. Diantaranya adalah Gramafon yang ditemukannya tahun 1877. Dua tahun kemudian, dia berhasil menemukan lampu listrik dan proyektor untuk memutar film.
Berkat jasa Edison inilah jalanan sepanjang satu kilometer di kota New York jadi benderang, karena dipasangi lampu listrik olehnya pada tahun 1882. Apa yang dilakukan Edison ini adalah babakan yang mengawali penggunaan lampu listrik sebagai penerangan jalan di dunia.  
Thomas Alva Edison adalah seorang penemu yang sangat produktif. Setidaknya dia memiliki 1.093 hak paten atas namanya, untuk berbagai produk yang ditemukannya. Selanjutnya dia mendirikan perusahaan yang lebih professional, yaitu General Electric, pada 1890. Hebatnya, perusahaan ini masih eksis hingga sekarang.  


Albert Einstein (1879 – 1955)


Tokoh fisika yang cukup fenomenal ini dilahirkan di Ulm, Kerajaan Jerman, pada 14 Maret 1879. Einstein diakui sebagai seorang ahli fisika terbesar dalam abad 20. Melalui teori relativitasnya, Einstein telah memberi kontribusi besar bagi pengembangan mekanika kuantum, mekanika statistika, dan kosmologi. Untuk prestasi ini, dia mendapat Anugerah Nobel bidang Fisika pada 1921. Penghargaan ini diberikan padanya untuk uraian detail tentang efek fotolistrik dan dedikasinya pada Fisika Teoretis.

Rumusan teori relativitas akhirnya menjadikan Einstein sebagai ilmuwan paling dikenal di seluruh dunia. Popularitas dan pengakuan dunia terhadap penemuan-penemuannya sangat luar biasa, dan tidak lazim didapat oleh seorang ilmuwan. Popularitas Einstein, melebihi popularitas ilmuwan lain manapun dan pada masa kapanpun.

Einstein selanjutnya dianggap sebagai mitos yang identik dengan kecerdasan dan kejeniusan. Potret wajahnya dengan rambut awut-awutan dan rumus terkenalnya  “E=mc²”,  banyak disablon pada kaos-kaos. Fenomena ini makin menjadikan Einstein sebagai satu-satunya ilmuwan yang jadi ikon dari budaya popular, sebab tidak ada ilmuwan lain yang mendapat pengakuan seperti ini dari masyarakat dunia.

Prestasi dan popularitas Einstein menginspirasi majalah TIME untuk menjadikan dia sebagai “Tokoh Abad Ini” pada 1999. Untuk menghormatinya, nama “Einstein” dijadikan sebagai nilai satuan dalam bidang ilmu fotokimia. Bahkan sebuah unsur kimia baru juga dinamai dengan “einsteinium”. Begitu juga dengan penemuan asteroid baru yang juga dinamai dengan namanya, “asteroid 2001 einstein”.

Keempat orang di atas adalah tokoh-tokoh fisika dunia yang paling legendaris dan  memiliki kontribusi besar bagi perkembangan peradaban umat manusia. Banyak kemajuan yang bisa diraih berkat jasa-jasa dan dedikasi mereka terhadap ilmu pengetahuan. Misalnya penemuan listrik yang memungkinkan orang untuk dapat menciptakan peralatan-peralatan lain yang bisa memudahkan dan menyamankan hidup manusia.

Selain itu, pandangan heliosentris dari Copernicus yang berhasil membuat ajaran agama tentang tatasurya porak poranda, pada akhirnya sanggup membuka wawasan kita. Berkat teori ini, perkembangan astronomi semakin pesat, hingga misi penjelajahan ke ruang angkasa jadi semakin mungkin. Zaman memang selalu maju kedepan, namun sejarah selalu mencatat suatu hal penting yang telah lampau, termasuk catatan mengenai tokoh-tokoh fisika ini.

Bercermin dari dedikasi tokoh-tokoh fisika ini terhadap disiplin ilmu yang digelutinya, menunjukkan suatu kekuatan luar biasa yang mereka punya. Kekuatan itu merupakan manifestasi dari sikap besar tokoh-tokoh ini untuk tidak cepat putus asa karena gagalnya suatu eksperimen, tahan terhadap cemoohan, termasuk pula tidak takut dalam menghadapi tentangan dan ancaman. 


02 Januari, 2013

Hukum Kekekalan Energi


Hukum kekekalan energi adalah salah satu dari hukum-hukum kekekalan yang meliputi energi kinetik dan energi potensial. Hukum ini adalah hukum pertama dalam termodinamika.

Hukum Kekekalan Energi (Hukum I Termodinamika) berbunyi:
 "Energi dapat berubah dari satu bentuk ke bentuk yang lain tapi tidak bisa diciptakan ataupun dimusnahkan (konversi energi)"




Pemahaman : 

Dalam kehidupan kita sehari-hari terdapat banyak jenis-jenis energi. Selain energi potensial dan energi kinetik, pada benda-benda biasa (skala makroskopis), terdapat juga bentuk energi lain. Ada energi listrik, energi panas, energi litsrik, energi kimia yang tersimpan dalam makanan dan bahan bakar, energi nuklir, dsb. 

Setelah muncul teori atom, dikatakan bahwa bentuk energi lain tersebut (energi listrik, energi kimia, dkk) merupakan energi kinetik atau energi potensial pada tingkat atom (pada skala mikroskopis - disebut mikro karena atom itu sangat kecil). intinya bentuk energi lain tersebut merupakan energi potensial atau energi kinetik pada skala atomik.

Energi tersebut dapat berubah bentuk dari satu bentuk energi ke bentuk energi lain. misalnya ketika kita menyalakan lampu neon, pada saat yang sama terjadi perubahan energi listrik menjadi energi cahaya. Contoh lain adalah perubahan energi listrik menjadi energi panas (setrika), energi listrik menjadi energi gerak (kipas angin) dll. Proses perubahan bentuk energi ini sebenarnya disebabkan oleh adanya perubahan energi antara energi potensial dan energi kinetik pada tingkat atom. Pada tingkat makroskopis, kita juga bisa menemukan begitu banyak contoh perubahan energi.

Contoh :
Buah mangga yang bergantungan di tangkainya memiliki energi potensial. Pada saat batu dijatuhkan, energi potensialnya berkurang sepanjang lintasan geraknya menuju tanah. Ketika mulai jatuh, energi potensial berkurang karena Energi Potensialnya berubah bentuk menjadi Energi kinetik. Pada saat hendak mencapai tanah, energi kinetik menjadi sangat besar, sedangkan Energi Potensialnya sangat kecil. Mengapa demikian ? semakin dekat dengan permukaan tanah, jarak buah mangga semakin kecil sehingga Energi Potensialnya menjadi kecil. Sebaliknya, semakin mendekati tanah, Energi Kinetik semakin besar karena gerakan mangga makin cepat akibat adanya percepatan gravitasi yang konstan. Ketika tiba di permukaan tanah, energi potensial dan energi kinetik buah mangga hilang, karena h (tinggi) dan v (kecepatan) = 0

Perubahan energi biasanya melibatkan perpindahan energi dari satu benda ke benda lainnya. Air pada bendungan memiliki energi potensial dan berubah menjadi energi kinetik ketika air jatuh. Energi kinetik ini dpindahkan ke turbin… selanjutnya energi gerak turbin diubah menjadi energi listrik… luar biasa khan si energi :) ? 

Energi potensial yang tersimpan pada ketapel yang regangkan, dapat berubah menjadi energi kinetik batu apabila ketapel kita lepas… 

busur yang melengkung juga memiliki energi potensial. Energi potensial pada busur yang melengkung dapat berubah menjadi energi kinetik anak panah.

Contoh yang disebutkan di atas menunjukkan bahwa pada perpindahan energi selalu disertai dengan adanya usaha. Air melakukan usaha pada turbin, karet ketapel melakukan usaha pada batu, busur melakukan usaha pada anak panah. Hal ini menandakan bahwa usaha selalu dilakukan ketika energi dipindahkan dari satu benda ke benda yang lainnya…
Hal yang luar biasa dalam fisika dan kehidupan kita sehari-hari adalah ketika energi dipindahkan atau diubah dari satu bentuk ke bentuk yang lain, ternyata tidak ada energi yang hilang ataupun lenyap dalam setiap proses tersebut… ini adalah hukum kekekalan energi, sebuah prinsip yang penting dalam ilmu fisika.


Semoga bermanfaat, 


@Belajar Fisika Murni

22 Desember, 2012

Memahami Gerak


Gerak

Coba perhatikan benda-benda di sekitarmu. Mana yang bergerak dan mana yang diam. Batu yang ada di jalanan diam terhadap jalan, kecuali jika ditendang oleh seseorang. Rumah-rumah diam terhadap pepohonan. Orang yang sedang joging bergerak terhadap jalan, pepohonan, dan rumah-rumah yang dilewatinya di sepanjang jalan. Dan, masih banyak contoh lainnya. Lalu, apa sih yang disebut gerak itu?

Benda dikatakan bergerak jika mengalami perubahan posisi terhadap titik acuan tertentu. Gerak juga dapat dikatakan sebagai perubahan posisi dalam selang waktu tertentu.

Gerak bersifat relatif. Jadi, penempatan kerangka acuan menjadi hal yang penting. Misalnya, ada seorang sedang berlari di atas treadmill (mesin lari fitness). Orang tersebut tidak dapat dikatakan bergerak karena dia diam terhadap titik acuannya (lari di tempat).

Jarak dan Perpindahan

Jarak merupakan angka yang menunjukkan seberapa jauh suatu benda berubah posisi melalui suatu lintasan tertentu (Besaran Skalar).
Perpindahan merupakan selisih dua buah vektor posisi, umumnya posisi akhir dan posisi awal.

Untuk mempermudah pemahanam lihat contoh berikut :

1. Dalam Fisika Gerak, selain gerak benda, jarak dan perpindahan juga merupakan hal yang dipelajari. Sebagai contoh, Rima berjalan 10 meter ke barat dari rumahnya, lalu ke timur 5 meter, maka jarak yang telah ditempuh Rima adalah 10 meter ditambah 5 meter, yaitu 15 meter. Sementara itu, perpindahan yang ditempuhnya adalah 5 meter (yang dihitung dari selisih posisi awal terhadap posisi akhir). 

2. Dian berlari mengitari lapangan yang berbentuk lingkaran berjari-jari 7 meter. Berapakah jarak dan perpindahan yang ditempuhnya? Jarak yang ditempuh Dian sama dengan keliling lingkaran lapangan tersebut yaitu 44 meter. Sementara perpindahannya adalah 0 karena titik awal sama dengan titik akhir.

Kecepatan dan Kelajuan

Kecepatan merupakan besaran vektor yang menunjukkan seberapa cepat benda berpindah. ada juga Kecepatan rata-rata yang didefinisikan sebagai perpindahan dalam selang waktu tertentu. Sebagai contoh, ada sebuah benda bergerak terhadap sumbu x. Secara matematis, kecepatan rata-rata dapat ditulis sebagai berikut:
Kelajuan (atau laju) merupakan suatu objek (simbol: v) ialah besarnya (magnitudo) kecepatan objek tersebut.

Apa perbedaan antara kecepatan dan kelajuan? Kecepatan merupakan besaran vektor, sementara kelajuan adalah besaran skalar. 

Secara matematis, dapat ditulis sebagai berikut:

Kecepatan sesaat  (v) = Perpindahan (s) / selang waktu (t)


dimana \mathbf{v} adalah kecepatan sesaat dan \mathbf{r}(t) adalah perpindahan fungsi waktu


 



Kecepatan rata-rata :

kecepatan rata-rata \bar{\mathbf{v}} yang didefinisikan dalam rentang waktu \Delta t\,





 
Kelajuan (v) = jarak (s) / selang waktu (t)

Dengan catatan, satuan dari v (kecepatan atau kelajuan) adalah meter per sekon. Sementara s (perpindahan atau jarak) adalah meter, dan t (selang waktu) satuannya detik.

Percepatan

Suatu benda dikatakan mengalami percepatan jika kecepatannya makin lama makin bertambah. Maka benda tadi dikatakan dipercepat. Sebagai contoh, kamu menaiki sepeda menuruni bukit sehingga kamu tidak perlu mengayuh sepedamu karena tanpa dikayuh pun sepedamu akan meluncur dengan cepat.

Secara matematis percepatan dirumuskan sebagai berikut:

Percepatan (a) = kecepatan (v) / waktu (t)

di mana:

a = percepatan (meter / sekon kuadrat)
v = kecepatan (meter)
t = waktu (sekon)

Percepatan merupakan besaran vektor sehingga dapat bernilai negatif dan positif, bergantung pada arah perpindahan benda. Percepatan yang bernilai negatif disebut perlambatan. Dalam kasus perlambatan, percepatan memiliki arah yang berlawanan terhadap kecepatan.

Sedangkan percepatan rata-rata didefinisikan sebagai perubahan kecepatan dalam selang waktu tertentu. Secara matematis dirumuskan sebagai berikut:

Percepatan rata-rata = perubahan kecepatan / selang waktu


 


di mana:
a = percepatan rata-rata (meter per sekon kuadrat)
delta v = v akhir – v awal atau v2 – v1(meter per sekon)
delta t = t akhir – t awal atau t2 – t1 (detik atau sekon)

Percepatan bisa bernilai positif dan negatif. Bila nilai percepatan positif, hal ini menunjukkan bahwa kecepatan benda yang mengalami percepatan positif ini bertambah (dipercepat). Sebaliknya bila negatif, hal ini menunjukkan bahwa kecepatan benda menurun (diperlambat). Contoh percepatan positif adalah: jatuhnya buah dari pohonnya yang dipengaruhi oleh gravitasi. Sedangkan contoh percepatan negatif adalah: proses pengereman mobil.



@Belajar Fisika Murni  
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Jarak
18 Desember, 2012

Hukum Newton


Setelah mengetahui apa itu gaya dan gerak mari kita mempelajari salah satu hukum yang berperan penting dalam Fisika yakni Hukum Newton.

IsaacNewton (Fisikawan)
Hukum gerak Newton merupakan tiga hukum fisika yang menjadi dasar mekanika klasik. Hukum ini menggambarkan hubungan antara gaya yang bekerja pada suatu benda dan gerak yang disebabkannya. Hukum ini telah dituliskan dengan pembahasaan yang berbeda-beda selama hampir 3 abad, dan dapat dirangkum sebagai berikut:

1. Hukum Pertama (Hukum Inersia). : 

Menyatakan bahwa :
Setiap benda akan memiliki kecepatan yang konstan kecuali ada gaya yang resultannya tidak nol bekerja pada benda tersebut. Berarti jika resultan gaya nol, maka pusat massa dari suatu benda tetap diam, atau bergerak dengan kecepatan konstan (tidak mengalami percepatan).

Jika gaya total yang bekerja pada suatu benda sama dengan nol maka benda tersebut sedang diam dan akan tetap diam atau benda tersebut sedang bergerak lurus dengan kecepatan tetap dan akan tetap bergerak lurus dengan kecepatan tetap. Dapat di simpulkan bahwa Hukum I Newton menyatakan bahwa percepatan benda nol jika gaya total (gaya resultan) yang bekerja pada benda tersebut adalah nol. Dan secara matematis Hukum I newton dapat di tuliskan sebagai berikut:

 Ket : F = gaya
Dibaca : "jumlah (sigma) seluruh gaya sama dengan nol"
Kesimpulan praktis Hukum Newton 1 : 
Benda yang diam akan tetap diam dan benda yang bergerak akan terus bergerak denagan kecepatan yang tetap

Hukum pertama newton adalah penjelasan kembali dari hukum inersia yang sudah pernah dideskripsikan oleh Galileo. Dalam bukunya Newton memberikan penghargaan pada Galileo untuk hukum ini. Aristoteles berpendapat bahwa setiap benda memilik tempat asal di alam semesta: benda berat seperti batu akan berada di atas tanah dan benda ringan seperti asap berada di langit. Bintang-bintang akan tetap berada di surga. Ia mengira bahwa sebuah benda sedang berada pada kondisi alamiahnya jika tidak bergerak, dan untuk satu benda bergerak pada garis lurus dengan kecepatan konstan diperlukan sesuatu dari luar benda tersebut yang terus mendorongnya, kalau tidak benda tersebut akan berhenti bergerak. Tetapi Galileo menyadari bahwa gaya diperlukan untuk mengubah kecepatan benda tersebut (percepatan), tapi untuk mempertahankan kecepatan tidak diperlukan gaya. Sama dengan hukum pertama Newton : Tanpa gaya berarti tidak ada percepatan, maka benda berada pada kecepatan konstan.

2. Hukum Kedua : 

Menyatakan bahwa :
Sebuah benda dengan massa M mengalami gaya resultan sebesar F akan mengalami percepatan a yang arahnya sama dengan arah gaya, dan besarnya berbanding lurus terhadap F dan berbanding terbalik terhadap M. atau F=Ma. Bisa juga diartikan resultan gaya yang bekerja pada suatu benda sama dengan turunan dari momentum linear benda tersebut terhadap waktu.

Hukum II newton dapat di tuliskan sebagai berikut: Percepatan suatu benda sebanding dengan gaya total (resultan gaya) yang bekerja pada benda tersebut dan berbanding terbalik dengan massanya, di tulis dalam fungsi matematik sebagai berikut :

M= F/a atau  ΣF = m.a
Ket : M = massa  F = gaya a = percepatan

Dengan F adalah total gaya yang bekerja, m adalah massa benda, dan a adalah percepatan benda. Maka total gaya yang bekerja pada suatu benda menghasilkan percepatan yang berbanding lurus.

Massa yang bertambah atau berkurang dari suatu sistem akan mengakibatkan perubahan dalam momentum. Perubahan momentum ini bukanlah akibat dari gaya. Untuk menghitung sistem dengan massa yang bisa berubah-ubah, diperlukan persamaan yang berbeda.

Sesuai dengan hukum pertama, turunan momentum terhadap waktu tidak nol ketika terjadi perubahan arah, walaupun tidak terjadi perubahan besaran. Contohnya adalah gerak melingkar beraturan. Hubungan ini juga secara tidak langsung menyatakan kekekalan momentum: Ketika resultan gaya yang bekerja pada benda nol, momentum benda tersebut konstan. Setiap perubahan gaya berbanding lurus dengan perubahan momentum tiap satuan waktu.

Hukum II newton ini berkaitan dengan Hukum I newton, hukum II newton merupakan pengembangan dari hukum I newton.

3. Hukum Ketiga :

Menyatakan bahwa :
Gaya aksi dan reaksi dari dua benda memiliki besar yang sama, dengan arah terbalik, dan segaris. Artinya jika ada benda A yang memberi gaya sebesar F pada benda B, maka benda B akan memberi gaya sebesar –F kepada benda A. F dan –F memiliki besar yang sama namun arahnya berbeda. Hukum ini juga terkenal sebagai hukum aksi-reaksi, dengan F disebut sebagai aksi dan –F adalah reaksinya.
 
F aksi = – F reaksi
F aksi = gaya yang bekerja pada benda
F reaksi = gaya reaksi benda akibat gaya aksi

Hukum ketiga menyatakan bahwa tidak ada gaya timbul di alam semesta ini, tanpa keberadaan gaya lain yang sama dan berlawanan dengan gaya itu, dan menjelaskan bahwa semua gaya adalah interaksi antara benda-benda yang berbeda, maka tidak ada gaya yang bekerja hanya pada satu benda. Jika sebuah gaya bekerja pada sebuah benda (aksi) maka benda itu akan mengerjakan gaya yang sama besar namun berlawanan arah (reaksi). Dengan kata lain gaya selalu muncul berpasangan. Tidak pernah ada gaya yang muncul sendirian.

Newton menggunakan hukum ketiga untuk menurunkan hukum kekekalan momentum, namun dengan pengamatan yang lebih dalam, kekekalan momentum adalah ide yang lebih mendasar (diturunkan melalui teorema Noether dari relativitas Galileo dibandingkan hukum ketiga, dan tetap berlaku pada kasus yang membuat hukum ketiga newton seakan-akan tidak berlaku. Misalnya ketika medan gaya memiliki momentum, dan dalam mekanika kuantum.

Hukum III newton tidak berhubungan dengan Hukum I dan II newton, jika Hukum I dan II Newton objeknya merupakan satu benda saja jika hukum III newton ini objeknya dua buah benda yang berbeda.

Ketiga hukum gerak ini pertama dirangkum oleh Isaac Newton dalam karyanya Philosophiæ Naturalis Principia Mathematica, pertama kali diterbitkan pada 5 Juli 1687. Newton menggunakan karyanya untuk menjelaskan dan meniliti gerak dari bermacam-macam benda fisik maupun sistem. Contohnya dalam jilid tiga dari naskah tersebut, Newton menunjukkan bahwa dengan menggabungkan antara hukum gerak dengan hukum gravitasi umum, ia dapat menjelaskan hukum pergerakan planet milik Kepler.


Contoh soal dan penyelesaiannya.






@Belajar Fisika Murni
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Hukum_gerak_Newton


17 Desember, 2012

Pemahaman Gaya dan Gerak


Pemahaman Gaya dan Gerak, merupakan suatuhal yang saling berkaitan antara satu dan lainnya, gaya merupakan salah satu besaran vektor yakni memiliki arah dan nilai, sedangkan gerak merupakan upaya/ usaha yang menjadikan sebuah benda/ manusia berpindah tempat.

(Ilustrasi Gaya dan Gerak by : google search)
Apa Itu Gaya  ??

Gaya adalah tarikan atau dorongan karena interaksi suatu partikel / benda dengan pertikel/ benda lainnya.
Ada gaya yang dihasilkan dengan interaksi kontak lasung benda, seperti gaya normal, gaya gesek, gaya pegas, dan gaya tegang. ada juga gaya -gaya yang dihasilkan interaksi tanpa kontak langsung seperti gaya listrik, gaya magnet, dan gaya gravitasi.  
Gaya merupakan besaran vektor , sehingga operasi penambahan dan pengurangan gaya sebagaimana penambahan dan pengurangan pada vektor

1. Pendalaman Gaya
Seorang yang mendorong meja, meja yang tadinya diam sekarang bisa bergerak. Meja bisa bergerak karenaorang memberikan sesuatu kekuatan melaluidorongan, kekuatan itulah yang kita namakansebagai gaya.
Gaya adalah dorongan atautarikan yang dapat menyebabkan bendabergerak.
Jadi bila kita menarik atau mendorongbenda hingga benda itu bergerak maka kita telahmemberikan gaya terhadap benda tersebut. Besar kecilnya gaya dapat diukur menggunakan alat yang bernama Neraca Pegas atau Dinamometer. Sedangkan satuan gaya dinyatakan dalam satuan Newton yang biasa ditulis dengan huruf  (N) kata Newton diambil dari nama Sir Isaac Newton,seorang ahli matematika dan ilmuwan besar. Besarnya gaya yang diperlukan untuk menarik benda akan ditunjukkan oleh jarum pada skala dinamometer.

2. Jenis jenis Gaya
Secara sadar atau tidak kita sering melakukan aktivitas yang memerlukan gaya. Tetapi jenis gaya tidak hanya yang kita keluarkan. Berikut ini adalah jenis-jenis gaya:
 

a. Gaya Normal
 Gaya normal adalah gaya-gaya yang arahnya sejajar (//) terhadap sumbu beban
b. Gaya magnet:  
Gaya magnet adalah gaya yang dihasilkan oleh magnet. Magnet alam adalah sejenis logam yang pertama kali ditemukan di kota magnesia. Magnet memiliki kekuatan yang menarik jarum, paku, atau benda lainnya terbuat dari besi atau baja. Kekuatan ini disebut gaya magnet.

c. Gaya listrik statis:
Gaya listrik statis adalah kekuatan yang dimiliki benda yang bermuatan listrik untuk menarik benda-benda disekitarnya. Kita dapat melakukan percobaan untuk membuktikan adanya gaya listrik statis. Coba kalian gosok-gosokkan penggaris plastik pada rambut kalian. Siapkan juga kertas yang disobek-sobek halus. Setelah digosokkan berulang kali pada rambut , dekatkan penggaris pada potongan-potongan kertas. Kalian akan melihat potongan tertas tertarik ke arah penggaris. Penggaris bisa menarik potongan kertas dengan gaya listrik statis.

d. Gaya otot :
Kekuatan yang dihasilkan oleh otot manusia disebut gaya otot . Gaya ini sering dilakukan pada saat kita mengangkat beban atau sedang senam di sekolah. Apabila kita sering melakukan olahraga maka otomu akan bertambah besar dan kuat.

e. Gaya gravitasi bumi :
Gaya grafitasi adalah kekuatan bumi untuk menarik benda lain ke bawah. Bila kita melempar benda ke atas, baik dari kertas, pensil atau benda lain maka semua benda itu akan jatuh ke bawah. Berbeda bila di luar angkasa para astronot tidak merasakan gaya gravitasi, akibatnya mereka akan melayang-layang bila berada di luar angkasa.

f. Gaya Pegas :
Kekuatan yang ditimbulkan oleh karet atau pegas yang diregangkan. Misalnya saat kamu bermain panahan, karet mampu mendorong anak panah terlontar  dengan cepat dan jauh.

g. Gaya Gesekan:
Bila kedua benda saling bergesekkan, maka antara keduanya akan muncul gaya gesek. Gaya gesek bisa menguntungkan dan merugikan. Bila kita berjalan di jalan yang kering, antara sepatu dan jalan akan muncul gaya gesek. Gaya gesek ini membantu kita untuk bisa berjalan. Bayangkan bila jalanan licin, maka gaya geseknya akan kecil dan kita akan kesulitan untuk berjalan.

Apa Itu Gerak??

1. Pendalaman Gerak
Gerak adalah perubahan posisi suatu benda terhadap titik acuan. Titik acuan sendiri didefinisikan sebagai titik awal atau titik tempat pengamat.
Gerak bersifat relatif artinya gerak suatu benda sangat bergantung pada titik acuannya. Benda yang bergerak dapat dikatakan tidak bergerak, sebgai contoh meja yang ada dibumi pasti dikatakan tidak bergerak oleh manusia yang ada dibumi. Tetapi bila matahari yang melihat maka meja tersebut bergerak bersama bumi mengelilingi matahari.

Contoh lain gerak relatif adalah B menggedong A dan C diam melihat B berjalan menjauhi C. Menurut C maka A dan B bergerak karena ada perubahan posisi keduanya terhadap C. Sedangkan menurut B adalah A tidak bergerak karena tidak ada perubahan posisi A terhadap B. Disinilah letak kerelatifan gerak. Benda A yang dikatakan bergerak oleh C ternyata dikatakan tidak bergerak oleh B. Lain lagi menurut A dan B maka C telah melakukan gerak semu.

Gerak semu adalah benda yang diam tetapi seolah-olah bergerak karena gerakan pengamat. Contoh yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari adalah ketika kita naik mobil yang berjalan maka pohon yang ada dipinggir jalan kelihatan bergerak. Ini berarti pohon telah melakukan gerak semu. Gerakan semu pohon ini disebabkan karena kita yang melihat sambil bergerak.

2. Pembagian Gerak
Bedasarkan lintasannya gerak dibagi menjadi 3
  1. Gerak lurus yaitu gerak yang lintasannya berbentuk lurus
  2. Gerak parabola yaitu gerak yang lintasannya berbentuk parabola
  3. Gerak melingkar yaitu gerak yang lintasannya berbentuk lingkaran
Sedangkan berdasarkan percepatannya gerak dibagi menjadi 2
  1. Gerak beraturan adalah gerak yang percepatannya sama dengan nol (a = 0) atau gerak yang kecepatannya konstan.
  2. Gerak berubah beraturan adalah gerak yang percepatannya konstan (a = konstan) atau gerak yang kecepatannya berubah secara teratur

Gaya dan gerak merupakan kegiatan yang setiap hari kita lakukan secara tidak sadar, jadi dengan tidak sadar pula kita telah mempelajari tentang gaya dan gerak.
Kesimpulannya : Dengan adanya sebuah gaya benda akan menjadi bergerak.

 Untuk pembahasan lebih lanjut tunggu postingan selanjutnya ya....

[Otak kita sangat sensitif dengan perkataan negatif so.. Positif thingking]



@Belajar Fisika Murni
Sumber : http://www.scribd.com/doc/51698631/Pengertian-Gaya-dan-Gerak